To Be?
TO BE APA SIH?
Pertanyaan gampang2 sukar. Coba pergi keluar rumah, jalan ke perempatan, pojok2 jalan, nopngkrong di warung, maka pertanyaan itu menjadi lucu.
Dimana kita berada? Oh nggak tentu kadang di jalan, di warteg, di warung di pos kamling. Sudahkah kita meminta? Oh sudah bahkan sampai meminta2. to have or to be? Semuanya! Minta supaya have motor, teve, hape.
To be? To be pemimpin of the future, to be PNS, to be wiraswastawan.
Sementara remaja yang DO sekolah ngomel : “yes you, me it is??!!”- ya lu lah gue ini? Kita Cuma jadi tukang becak yang sebel sama sopir angkot, elf, bus yang nerobos lampu merah dan hamper nabrak kita. Dan sopir itu marah, “ Dasar tukang becak goblog!!!”.
Tukang becak santai saja sambil ngomong,” Kalo pinter nggak jadi tukang becak pak!”
To be tukang becak?Tak have apa2 paling Cuma bias to do. To do what? To do nyopet, to do maling atau nggak to do what-what atau to be a man of pengangguran.. Habis gimana? Ijazah nggak punya, lagian tetangga saya yang D2 Cuma jadi mandor bangunan.
Tapi nggak apa2 jadi orang goblog, Denger2 otaknya Einstein itu nggak laku yang laris otak orang Indonesia. Katanya masih Fresh jarang dipake. Saya masih bangga jadi orang Indonesia.
Oleh Busyro
Posting Komentar